<?xml version="1.0" encoding=""?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AbulaMedia.com &#187; mitigasi bencana</title>
	<atom:link href="http://abulamedia.com/tag/mitigasi-bencana/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abulamedia.com</link>
	<description>Belajar ngeBlog dengan Hati untuk Berbagi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 19:12:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<image>
  <link>http://abulamedia.com</link>
  <url>http://abulamedia.com/wp-content/uploads/2010/01/pavicon.ico</url>
  <title>AbulaMedia.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Sekilas Mitigasi Bencana : Longsor</title>
		<link>http://abulamedia.com/2009/10/11/sekilas-mitigasi-bencana-longsor/</link>
		<comments>http://abulamedia.com/2009/10/11/sekilas-mitigasi-bencana-longsor/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Oct 2009 17:30:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abula</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[bencana geologi]]></category>
		<category><![CDATA[cekungan Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[data inderaja]]></category>
		<category><![CDATA[data satelit]]></category>
		<category><![CDATA[desa ciburial]]></category>
		<category><![CDATA[KBU]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[mitigasi bencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://decib.wordpress.com/2009/03/14/sekilas-mitigasi-bencana-longsor/</guid>
		<description><![CDATA[Longsor atau gerakan tanah merupakan salah satu bencana geologis yang disebabkan oleh faktor-faktor alamiah maupun non alamiah. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran yang bergerak ke bawah atau keluar lereng. Dampak dari bencana ini sangat merugikan, baik dari segi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Longsor</strong> atau gerakan tanah merupakan salah satu <a title="Baca Juga Artikel Obrolan Pasca Bencana" href="http://abulamedia.com/2009/09/13/obrolan-pasca-bencana/" target="_blank">bencana</a> geologis yang disebabkan oleh faktor-faktor <strong>alamiah</strong> maupun <strong>non alamiah</strong>. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi tanah longsor adalah perpindahan material pembentuk lereng berupa batuan, bahan rombakan, tanah, atau material campuran yang bergerak ke bawah atau keluar lereng. Dampak dari bencana ini <strong>sangat merugikan</strong>, baik dari <strong>segi lingkungan</strong> maupun <strong>sosial ekonomi</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pemetaan rawan longsor telah dilakukan oleh  Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi untuk pulau Jawa, tetapi perlu dilakukan <em>updating</em> (pemutakhiran) terhadap peta yang dihasilkan karena kemungkinan adanya perubahan kondisi biofisik lahan. <em>Updating</em> dapat dilakukan berdasarkan survei lapangan yang diharapkan memberikan hasil yang sangat teliti.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-191"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Akan tetapi, hal tersebut tentu saja membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang cukup lama. Selain itu, pengamatan lapangan tidak selalu dapat menjangkau seluruh daerah yang akan dipetakan, misalnya daerah dengan kondisi wilayah yang sulit dijangkau. Salah satu alternatif untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan memanfaatkan data inderaja.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong><a title="Sekilas Mitigasi Bencana Longsor" href="http://abulamedia.com/2009/10/11/sekilas-mitigasi-bencana-longsor/" target="_blank">Mitigasi bencana longsor</a> pada prinsipnya bertujuan untuk meminimalkan dampak bencana tersebut. Untuk itu kegiatan <em>early warning</em> (peringatan dini) bencana menjadi sangat penting. Peringatan dini dapat dilakukan antara lain melalui prediksi cuaca/iklim sebagai salah satu faktor yang menentukan bencana longsor.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pemanfaatan data satelit khususnya untuk aplikasi data satelit untuk <a title="Baca Juga Kisah Gempa di Desa Ciburial" href="http://abulamedia.com/2009/09/04/rabu-sore-02092009-di-desa-ciburial/" target="_blank">bencana geologi</a> dihadapkan pada masalah pemilihan jenis data dan metode pengolahannya. Kebutuhan data dengan resolusi tinggi (spasial, spektral, temporal) perlu dikombinasikan menjadi suatu aplikasi komplementer, sehingga keunggulan masing-masing data dapat dimanfaatkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Khusus dalam aplikasi data <strong><a title="Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection  Radiometer" href="http://asterweb.jpl.nasa.gov/" target="_blank">ASTER</a></strong> (<em>Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer</em>), hingga saat ini telah banyak dilakukan riset untuk menyusun model pengolahan data bagi aplikasi bencana geologi. Namun, untuk penerapannya di Indonesia perlu dilakukan riset dengan cara mengkaji karakteristik <em>band</em> yang berhubungan dengan bencana geologi sehinga dapat disusun model pengolahan datanya untuk tujuan operasional.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu data <strong><a title="Advanced Land Observing Satellite" href="http://www.jaxa.jp/projects/sat/alos/index_e.html" target="_blank">ALOS</a></strong> (<em>Advanced Land Observing Satellite</em>) adalah jenis data satelit yang masih relatif baru, meskipun sudah diluncurkan sejak Januari 2006, namun pemanfaatan datanya belum banyak dikaji secara intensif.</p>
<p style="text-align: center;">*** Source: dari berbagai sumber***</p>
<div style="border: 1px dashed #000000; padding: 10px; background-color: #f1f0ff; text-align: justify;">
<div style="text-align: center;">Tulisan ini diinspirasi dari kondisi di tempat tinggalku di<a title="Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung" href="http://desaciburial.com/" target="_blank"> <strong>Desa Ciburial</strong></a>. Yang mana kegiatan pendirian bangunan, baik itu rumah tinggal maupun tempat usaha (cafe, hotel, dsj.) begitu marak di sini. Dengan kata lain, izin-izin pendirian bangunan begitu mudahnya diterbitkan. Padahal, <strong>Desa Ciburial</strong> termasuk<strong> KBU</strong> (<strong>Kawasan Bandung Utara</strong>) yang mempunyai fungsi dan peranan penting dalam <strong>menjamin keberlanjutan perkembangan kehidupan di Cekungan Bandung.</strong></div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abulamedia.com/2009/10/11/sekilas-mitigasi-bencana-longsor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>78</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

