<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AbulaMedia.com &#187; cara pandang</title>
	<atom:link href="http://abulamedia.com/tag/cara-pandang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abulamedia.com</link>
	<description>Belajar ngeBlog dengan Hati untuk Berbagi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 17:03:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1-alpha-15350</generator>
<image>
  <link>http://abulamedia.com</link>
  <url>http://abulamedia.com/wp-content/uploads/2010/01/pavicon.ico</url>
  <title>AbulaMedia.com</title>
</image>
		<item>
		<title>Cara Pandang Terhadap Esensi Waktu</title>
		<link>http://abulamedia.com/2009/10/27/cara-pandang-terhadap-esensi-waktu/</link>
		<comments>http://abulamedia.com/2009/10/27/cara-pandang-terhadap-esensi-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 17:35:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Abula</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mindset]]></category>
		<category><![CDATA[cara pandang]]></category>
		<category><![CDATA[esensi kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[esensi waktu]]></category>
		<category><![CDATA[hati nurani]]></category>
		<category><![CDATA[makhluk mulia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://decib.wordpress.com/2009/05/12/cara-pandang-terhadap-esensi-waktu/</guid>
		<description><![CDATA[Waktu merupakan payung dan esensi kehidupan manusia yang harus diisi dengan gerak. Hidup akan bermakna selama kita sendiri memberikan makna terhadap waktu.Waktu merupakan rangkaian saat, momen, kejadian, atau batas awal dan akhir sebuah peristiwa. Seseorang yang menyia-nyiakan waktu, berarti dia sedang mengurangi makna hidupnya. Bahkan, kesengsaraan manusia bukanlah terletak pada kurangnya harta, tetapi justru karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;"><strong>Waktu</strong> merupakan payung dan esensi kehidupan manusia yang harus diisi dengan gerak. Hidup akan bermakna selama kita sendiri memberikan makna terhadap waktu.Waktu merupakan rangkaian saat, momen, kejadian, atau batas awal dan akhir sebuah peristiwa. Seseorang yang menyia-nyiakan waktu, berarti dia sedang mengurangi makna hidupnya. Bahkan, kesengsaraan manusia bukanlah terletak pada kurangnya harta, tetapi justru karena membiarkan waktu berlalu tanpa makna.</p>
<p>Orang-orang yang sukses itu identik dengan tipe manusia yang sangat berdisiplin terhadap waktu. Mereka berhasil menundukkan waktu dalam penggalan-penggalan kegiatan, rencana-rencana, dan target-target yang harus diraih. Waktu merupakan ukuran paling berharga dalam setiap kegiatan dan kehidupan.</p>
<p>Hidup yang paling bermakna adalah hidup yang menempatkan pengertian bahwa hidup adalah perjalanan waktu menuju kematian. Sehingga, waktu menjadi pendorong untuk mengisi makna hidup dan memanfaatkan waktu untuk membina hubungan dengan lingkungan.</p>
<p>Makna hidup akan terasa berbinar dan cemerlang ketika kita mampu menggerakkan jasmani. Selanjutnya, diarahkan oleh <a href="http://abulamedia.com/2009/08/23/ngeblog-dengan-hati-untuk-berbagi/" target="_blank">hati nurani</a> yang paling dalam untuk tumbuh sebagai makhluk mulia di muka bumi dengan memberikan makna terhadap waktu yang melekat pada kehidupan.</p>
<p><a href="http://bambangps.wordpress.com/2009/05/11/apa-itu-cara-pandang-paradigma/" target="_blank">Cara Pandang</a>, keyakinan, dan penghargaan kita terhadap waktu merupakan bagian dari ciri kita sebagai <a title="Sekilas Tentang Manusia" href="http://abulamedia.com/2009/10/24/makhluk-paling-sempurna-di-dunia/" target="_blank">makhluk paling sempurna di muka bumi</a>. Dia tidak akan pernah menyia-nyiakan waktu karena dia menyadari resiko kerugian bila membiarkan waktu berlalu tanpa makna. ***</div>
<h4  class="related_post_title">Random Post</h4><ul class="related_post"><li><a href="http://abulamedia.com/2010/07/22/cell-phone-and-computer/" title="Cell Phone And Computer.">Cell Phone And Computer.</a></li><li><a href="http://abulamedia.com/2009/10/25/learn-more-about-website-kings/" title="Learn More About Website Kings">Learn More About Website Kings</a></li><li><a href="http://abulamedia.com/2009/11/01/how-to-spare-time-and-delight-in-disney-world-in-full-this-summer/" title="How To  Spare Time  And  Delight In  Disney World  In Full  This Summer.">How To  Spare Time  And  Delight In  Disney World  In Full  This Summer.</a></li><li><a href="http://abulamedia.com/2010/07/29/tunes-and-rhythms-of-phone-calls-old-problems-of-the-new-market/" title="Tunes And Rhythms Of Phone Calls: Old Problems Of The New Market">Tunes And Rhythms Of Phone Calls: Old Problems Of The New Market</a></li><li><a href="http://abulamedia.com/2009/10/17/perpustakaan-desa-info-berdonas/" title="Perpustakaan Desa Ciburial : Info Berdonasi">Perpustakaan Desa Ciburial : Info Berdonasi</a></li></ul><h4 class='related-posts-header'>Related Post</h4><ul class="related-posts-list"></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abulamedia.com/2009/10/27/cara-pandang-terhadap-esensi-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Served from: abulamedia.com @ 2010-09-10 23:54:00 by W3 Total Cache -->