Pembangunan dewasa ini, tidak bisa dipisahkan dari perkembangan teknologi informasi. Mulai dari yang paling sederhana, seperti penggunaan telepon seluler hingga pemanfaatan internet dengan berbagai fitur dan kelengkapannya, sudah merambah di semua lini kehidupan masyarakat.
Tidak hanya di perkotaan, di wilayah pedesaanpun sudah dimasuki oleh perkembangan teknologi informasi. Lantas apa yang bisa disikapi dari kondisi tersebut, terutama sekali dalam hal upaya percepatan pembangunan kawasan pedesaan dan wilayah yang dikatagorikan terpencil? Banyak hal yang mestinya bisa dilakukan dengan berbagai kemudahan teknologi dan komitmen pimpinan lembaga yang ada.
Bahwa teknologi diyakini sebagai alat pengubah. Sejarah membuktikan evolusi teknologi selalu terjadi sebagai tujuan atas hasil upaya keras para jenius yang pada gilirannya temuan teknologi tersebut diaplikasikan untuk memperoleh kemudahan dalam aktivitas kehidupan dan selanjutnya memperoleh manfaat dari padanya. Teknologi berperanan dalam perubahan sosial masyarakat. Perubahan prilaku, gaya hidup, memperpendek jarak, mengurangi batas wilayah dan yang penting adalah efisiensi. Penggunan teknologi informasi menjanjikan suatu kerja yang reformis, demokratis, tidak diskriminasi, tepat waktu, terukur dan punya standar yang jelas.
Dengan kata lain, teknologi informasi akan berkaitan erat dengan proses demokratisasi yang terjadi. Perjuangan demokrasi memerlukan koordinasi dan komunikasi intensif di antara para aktivis sebagai lokomotif dan masyarakat luas sebagai penumpang gerbong demokrasi. Karakter teknologi informasi yang egaliter sangat sesuai dengan sifat demokrasi.
Pada konteks inilah kita bisa melihat pembangunan wilayah pedesaan, yaitu sebagai bagian dari proses demokratisasi pembangunan. Selama ini konsep pembangunan cenderung bersifat insentif dan dorongan dari pemerintah atasan untuk mempercepat perubahan sebuah wilayah. Sementara pembangunan yang berbasis pada kemandirian dan kreativitas masyarakat hanya dianggap sebagai kreativitas daerah semata, tidak ada upaya untuk mengangkat dan memassalkan konsep tersebut. Akibatnya perubahan daerah berbeda-beda tergantung wilayah masing-masing.
Kreativitas dari daerah sebenarnya bisa didorong dengan efektivitas pemanfaatan teknologi informasi di pedesaan. Dari Kementrian Riset dan Teknologi RI sebenarnya sudah mencanangkan agar dibudayakan program masyarakat berbudaya iptek. Ujung tombaknya adalah masyarakat di pedesaan. Cara seperti ini bisa dijembatani dengan mendorong setiap desa agar memulai membudayakan teknologi informasi dengan berbagai cara dan mekanisme yang ada.
Apabila selama ini ada asumsi bahwa menyelenggarakan pembangunan berbasis iptek membutuhkan biaya dan infrastruktur mahal, sebenarnya tidak juga. Cara termudah adalah memanfaatkan fasilitas blog yang tersedia secara cuma-cuma dari berbagai penyedia layanan blog gratis. Teknologinya sederhana, yaitu cukup terhubung ke situs yang tersedia, memilih layanan gratis dan kemudian mengikuti perintah yang ada. Hanya sesaat, informasi mengenai desa tersebut sudah tertayang di dunia maya. Peralatannya juga tidak mahal dan sulit mengingat sekarang ini fasilitas teknologi informasi sudah mudah didapat. Cukup bermodalkan sebuah komputer ataupun laptop, modem dengan harga yang terjangkau, maka blog desa sudah bisa ditayangkan.
Informasi Tentang Desa
Desa yang sudah memanfaatkan fasilitas blog akan dapat menggambarkan desanya untuk tampil di dunia maya dan bisa diakses dari manapun. Siapa pun yang terhubung ke internet akan dapat menemukan berbagai informasi dari desa tersebut, mulai dari luas wilayah, produk-produk desa, potensi alam, kependudukan, dan sebagainya. Desa yang sebenarnya berada jauh dari ibukota negara, provinsi, atau kabupaten/kota pun bisa diakses dengan mudah informasinya. Memang fasilitas ini masih terbatas, terutama kalau dikaitkan dengan semangat electronic government, akan tetapi paling tidak sebuah capaian awal sudah mulai dilakukan.
Banyak aspek positif yang bisa didapatkan dengan memanfaatkan fasilitas blog desa di internet. Terutama adalah tersebarnya informasi desa ke berbagai pihak secara luas dan massal. Ini langkah penting untuk “mengiklankan” desa secara gratis sehingga semua orang yang mengakses internet di berbagai belahan dunia bisa mengetahui desa ini. Nilai positif desa sebagai pembelajaran bagi pihak lain bisa ditampilkan, posisi pemerintahan desa sebagai lembaga yang mendorong transparansi pembangunan dan berpihak pada kepentingan orang banyak bisa diperkuat. Hal lainnya adalah bisa mendorong munculnya berbagai “tawaran” modal untuk kemajuan pembangunan desa tersebut.
Dampak positif lainnya adalah kemampuan untuk mendorong terciptanya mekanisme pemerintahan yang bersih dan baik. Desa akan mampu menunjukkan hal tersebut dengan fasilitas blog yang dimilikinya. Dalam blog tersebut dapat diperlihatkan rencana strategis desa yang akan dicapai, visi misi kepala desa dan capaian yang sudah dilakukan. Hal ini tentu tidak bisa dibuat main-main karena akan diawasi dan dilihat oleh semua pihak. Sifatnyapun permanen dan ada di internet, artinya setiap saat akan bisa diketahui oleh warga desa.
Selain itu informasi yang ada juga dapat di-update, artinya diperbaharui setiap saat. Dengan begitu, kaum perantau yang ingin mengetahui kondisi terkini desanya bisa melihat dengan mudah.
Memanfaatkan blog adalah salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dalam pembangunan, terutama wilayah pedesaan sehingga tercipta desa berbasis iptek. Yang diperlukan ke depan adalah bagaimana mendorong sumber daya manusia yang ada di desa agar mau ngeh dan terlibat dalam prosesnya. Intervensi dari pemerintah pusat memang dimungkinkan, namun tanpa itu semua, inisiatif dari aparat desa saja sudah mencukupi.
Menunggu program pemerintah pusat bisa saja semakin memperlambat proses, karena itu dorongan untuk membangkitkan kreativitas masyarakat desa perlu dikedepankan. Ada baiknya juga semua unsur pemerintahan, mulai dari kabupaten, kecamatan, dinas-dinas dan badan-badan yang ada bisa berkaca pada kreativitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi. Syarat utamanya adalah semangat kuat untuk mewujudkan transparansi dan keterbukaan dalam pelaksanaan pemerintahan. Tanpa itu semua, maka pemanfaatan teknologi informasi juga akan jalan ditempat. ***
Tags: blog desa, Desa, Informasi, iptek, masyarakat desa
Idenya memang sanagt sederhana,yaitu melalui bloging yang hanya membutuhkan koneksi internet. Namun yang paling utama tentunya adalah proses edukasi untuk masyarakat desaitu sendiri. jangankan bloging, mengoperasikan komputer pun mereka masih banyak yang belum bisa. kayaknya program awal untuk iptek masuk desa lebih tepat adalah proyek edukasi mengenai operasi komputer standar
keterbatasan/kekurangan masuk desa2 fasilitas yang masih jarang di perdesaan..harus ditingkatkan jgn smpai tertinggal..
nice post sobat. kini internet sudah hadir untuk rakyat. mari kita kembangkan blogging masuk desa bersama-sama demi memajukan negara kita.
Nice info gan. Dapet ilmu baru nih. Thanks for share ya.
nice info mas
Makasih infonya…
semoga bermanfaat
teknologi sudah sangat canggih ya

seharusnya di manfaatkan dengan baik pula
terimakasih untuk infonya, salam kenal
wow…I get many information from here,,,thanks
Sudah saatnya desa bisa.
setelah saya membaca artikelnya agan saya sangat setuju dan mendukung sekali,agar supaya masyarakat di pedesaan mendapatkan kehidupan yang layak apalagi masyarakat yang berada di desa pedalaman mereka sulit mendapatkan kehidupan yang layak seperi mereka yang berada di kota……..?
I am not sure where you’re getting your info, but good topic. I needs to spend some time learning much more or understanding more. Thanks for wonderful info I was looking for this Blog Desa; Menuju Desa Berbasis Iptek | AbulaMedia.com for my mission.