Detak Hati

Duhai hati, setiap detak dari detak-detakmu adalah perasaan … perasaan yang bergulung-gulung tak ubahnya seperti ombak lautan. Hanya saja, sesekali ada saat-saat yang tenang di sela-sela ombak itu. Itulah masa tenang yang mendahului datangnya badai. Ya, badai yang mengempaskan kelalaian dan cap ke dalam hati, sehingga diasumsikan akan membuat hati kembali terlelap.

—————- [Sebuah Paragraf dari Buku yang Berjudul Meraih Kenikamatan Ibadah]

Tags: , , , , , , , ,

45 Responses to “Detak Hati”

  1. tyan says:

    beribadah akan menyejukan hati…,
    .-= tyan´s last blog ..Banjir =-.

  2. dedekusn says:

    Selamat dgn bukunya kang, buku yg bagus, sangat bermanfaat.
    SY juga mendapatkannya dari Kangboed.

  3. adelays says:

    Ketika hati ini masih berdetak…
    berdetaklah juga perilaku positif yang menghempaskan kelalaian…

  4. andre says:

    maknanya mendalam ya. makasi share nya. mampir tempatku juga donk http://andreasandre.net/viarmotorindonesia/

  5. album photo says:

    I’m went to your blog few days ago with Opera, and I couldn’t visit it. Do you know why ? (thank you).

Leave a Reply