Favicon adalah kepen­dekan dari favorites icon. Web browser meng­gunakan­nya di bar URL, pada tab, dan di tem­pat lain untuk mem­bantu meng­iden­tifikasi sebuah website secara visual.

Favicon biasanya merupakan sebuah gam­bar ber­ukuran 16 x 16 pik­sel dan akan disimpan dengan nama favicon.ico di root direk­tori server. Anda dapat meng­gunakan favicon dengan WordP­ress blog di web server yang memung­kinkan akses ke root direktori.

favicon abulamedia.com versi beta

favicon abulamedia.com versi beta

Mem­buat Favicon

Favicon dapat dengan mudah dibuat dengan meng­gunakan program grafis apapun yang memung­kinkan menyimpan file dengan eks­tensi .ico, seperti The GIMP.  Ada juga layanan online yang akan memung­kinkan Anda untuk mem­buat favicon secara gratis.

Gam­bar harus jelas dan biasanya diran­cang untuk menyesuaikan gam­baran blog / atau kon­ten blog. Sebuah tugas besar untuk sesuatu yang begitu kecil.

Mem­per­siapkan gam­bar yang akan disimpan seba­gai favicon.ico:

  1. Dengan crop­ping atau menam­bah ruang di sekitar gam­bar, buat gam­bar persegi.
  2. Ubah ukuran gam­bar men­jadi 16 x 16 piksel.
  3. Simpan file dengan nama favicon.ico.

Jika meng­gunakan layanan online untuk mem­buat favicon, seperti favicon.co.uk, ikuti petun­juk yang disediakan. Kemudian download file gam­bar favicon.ico ke kom­puter Anda.

Instalasi Favicon di WordPress

Jika sudah ada file favicon.ico dalam folder utama theme, hapus meng­gunakan FTP Clients.

  1. Dengan meng­gunakan FTP Client, upload file favicon.ico baru ke dalam folder utama theme saat ini.
  2. Upload salinan lain file favicon.ico ke direk­tori utama (mis. http://example.com/favicon.ico). Ini akan menam­pilkan favicon pada pelanggan ‘feedreaders Anda.

Agar favicon mun­cul di beberapa browser lama, perlu untuk meng­edit halaman header.

  1. Masuk ke WordP­ress Adminis­tration Panel Anda.
  2. Klik pada Design (disebut Presen­tation versi WordP­ress 2.3.x dan di bawah­nya, dan Appearance di WordP­ress 2.7 +).
  3. Klik pada Theme Editor.
  4. Pilih file ber­nama Header atau header.php untuk meng­edit file.
  5. Cari baris kode yang diawali dengan <link rel="shortcut icon" dan yang diakhiri  /favicon.ico" />. Timpa itu, jika ada, atau jika tidak ditemukan, tam­bahkan kode ber­ikut di bawah tag HTML <head>.
    <link rel="shortcut icon" href="<?php bloginfo('template_directory'); ?>/favicon.ico" />
  6. Simpan per­ubahan.

Untuk melihat segera favicon baru Anda, hapus WP-Cache dan cache browser. Anda mung­kin perlu me-restart browser Anda agar dapat melihat favicon baru.

Sum­ber: WordPress.org

Ran­dom Post