Was­padalah!!

“Setiap tiga detik, sebuah iden­titas dicuri –artinya, ham­pir 10.512.000 iden­titas per tahun­nya. Email palsu, situs palsu dan iklan online menipu korban untuk menyerahkan data pribadi seperti nomor kartu kredit. Mereka akan melakukan segala cara untuk men­curi semua milik Anda: mulai dari uang, iden­titas hingga nama baik.”

“Kita jangan menutup mata bahwa pen­jahat cyber saat ini sudah merusak hidup manusia, bukan hanya merusak kom­puter. Dan metode yang mereka lakukan semakin hari semakin licik.” (dikutip dari: detik­net)

Tips Keamanan Akun Gmail

Dalam rangka mem­bangun dan menum­buhkan  kesadaran keamanan cyber, Official Gmail telah mem­pos­ting sebuah tulisan yang ber­judul Choosing a Smart Pass­word (bagaimana cara memilih pass­word yang cerdas). Namun, setelah akun gmail kita ter­lin­dungi dengan kata sandi (pass­word) yang kuat, ada beberapa lang­kah tam­bahan yang dapat (semes­tinya) kita lakukan agar akun Gmail kita tetap ter­jaga keamanan­nya, yaitu seba­gai berikut:

  1. Senan­tiasa lakukan sign out. Ter­utama bila meng­gunakan kom­puter publik (yang digunakan banyak user), lakukanlah sign out dari akun Google ketika  selesai. Cukup klik “Sign out” link di sudut kanan atas kotak masuk. Jika  meng­gunakan kom­puter publik atau ber­bagi dan ingin semakin aman, kita juga dapat meng­hapus cache browser, cookie dan history.Lalu, tutuplah browser. Pada kom­puter pribadi, juga dapat meng­unci kom­puter dengan screen­saver yang dilin­dungi dengan kata sandi apabila kita hen­dak mening­galkan kom­puter aktif. Jika lupa sign out. Bukalah sesi Gmail baru pada kom­puter lain dan gunakan  fitur Gmail remote sign out untuk menutup semua sesi yang mung­kin masih ter­buka di tem­pat lain.
  2. Senan­tiasa berhati-hati dalam meng­irimkan infor­masi sen­sitif ter­tentu melalui email. Setelah kita meng­irim email, kita tidak lagi meng­en­dalikan infor­masi yang dikan­dung­nya. Penerima, bila mereka mau, bisa meneruskan email atau mem­pos­ting isinya di tem­pat umum. Sebaik­nya, jika perlu mem­berikan nomor kartu kredit atau nomor rekening keuangan untuk menang­gapi pesan, sam­paikanlah melalui telepon atau secara lang­sung alias tidak melalui email. Dan tidak per­nah ber­bagi pass­word Gmail dengan siapa pun. Google tidak meng-email kita untuk meminta sandi, nomor jaminan sosial, atau infor­masi pribadi lain­nya — jadi jangan kirimkan melalui email ya…!
  3. Aktifkan Always use HTTPS  “. Setiap kali kita meng­un­jungi suatu halaman web, ketika kom­puter kita harus meng­irim dan menerima infor­masi di Inter­net. HTTPS digunakan untuk meng­enk­ripsi data pada saat data ditrans­misikan antara kom­puter di Inter­net, mode “https” pada URL bar pada browser untuk menun­jukkan bahwa hubungan antara kom­puter kita dan server Gmail dienk­ripsi. Google meng­gunakan HTTPS pada halaman login Gmail, dan kita dapat memilih untuk melin­dungi seluruh sesi dengan HTTPS Gmail juga. HTTPS dapat mem­buat loading email kita lebih lam­bat, jadi pihak Gmail mem­berikan pilihan untuk kita sen­diri. Buka Pengaturan dan pilih pada tab General, jika Anda ingin mengaktifkannya.
  4. Was­padai attach­ments. Untuk mem­bantu melin­dungi akun Gmail kita dari virus dan malware, Gmail secara otomatis memin­dai semua attach­ments (lam­piran) kalau sudah dikirim kepada kita, dan sekali lagi setiap kali kita mem­buka pesan. Begitupun ketika meng­irim lam­piran. Jadi jika kita kebetulan men­dapatkan sebuah email dari seseorang dengan lam­piran yang tidak kita harapkan, jangan ragu untuk meminta insor­masi dari pengirim sebelum kita memutuskan untuk membukanya.
  5. Pas­tikan Akun Gmail selalu ter­upadate. Infor­masi pemulihan akun kita akan mem­bantu kita mem­peroleh kem­bali akses ke akun kita jika kita per­nah lupa pass­word, atau jika seseorang mem­peroleh akses ke akun kita tanpa seizin kita. Saat ini Gmail menawarkan beberapa jalan untuk melakukan pemulihan. Setiap peng­guna Gmail harus memilih per­tanyaan keamanan dan jawaban — pas­tikan untuk memilih kom­binasi yang mudah bagi kita untuk meng­ingat­nya, tetapi sulit bagi orang lain untuk menebak­nya. Tidak memilih per­tanyaan yang orang lain dapat dengan mudah menebak jawaban­nya. Gmail juga senan­tiasa menyarankan kita untuk menyediakan alamat email sekun­der dan / atau nomor telepon mobile, agar Gmail dapat meng­irimi kita link untuk mereset pass­word jika kita kehilangan akses ke akun Gmail.

Kita dapat men­jelajahi tips keamanan tam­bahan untuk Gmail di Help Center-nya Gmail. Atau mepelajari lebih lan­jut ten­tang bagaimana melin­dungi kom­puter, website, dan infor­masi pribadi dengan men­cari tulisan meng­enai keamanan di Google blog atau meng­un­jungi http://www.staysafeonline.org.

Sum­ber Tulisan Tips Keaman Akun Gmail: Official Gmail Blog

Ran­dom Post