SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
5 PRINSIP KERJA EFEKTIF
October 13th, 2009 by Abula

Agar proses manajemen menjadi efektif maka dibutuhkan seperangkat prinsip kerja efektif. Dalam hal ini, ada 5 prinsip kerja efektif. Kelima prinsip tersebut dibagi lagi sehingga (diharapkan agar) lebih jelas dan praktis. Apa sajakah 5 prinsip dimaksud? Simaklah paparan berikut ini:

1. Rencana

Rencana itu ada hanya ketika ditulis. Kalau tidak ditulis berarti itu bukan rencana, melainkan (mungkin) hanyalah impian atau visi atau bahkan mimpi buruk. Siapapun tidak mempunyai rencana kecuali ditulis.
Seperti kata Napoleon, “Tidak ada yang sukses dalam perang kecuali sebagai konsekuensi dari rencana yang disiapkan dengan baik.”

Merencanakan sesuatu dengan tepat berarti  harus mengetahui:

  • Pekerjaan apa yg akan  diselesaikan?
  • Bagaimana melaksanakannya?
  • Kapan selesainya?
  • Di mana selesainya ?
  • Berapakah kecepatan melaksanakannya?

Rencanakan Pekerjaan dengan tepat! Dengan perencanaan yang tepat, puncak keberhasilan baru separuh dicapai. Perencanaan itu sukses hanya dengan pelaksanaan yang profesional.

2. Jadwal

Pekerjaan harus dijadwalkan! Jadwal yg efektif harus:

  • Pasti.
  • Selaras dengan jadwal-jadwal lainnya.
  • Sulit mencapai, namun mungkin tercapai.
  • Peganglah dengan teguh.

Penjadwalan yang baik akan mengefektifkan energi. Jangan biarkan energi terbuang percuma hanya karena penjadwalan yang buruk.

3. Pelaksanaan

Letnan Jenderal James F. Hollingsworth mengatakan, “Orang bodoh mana pun bisa menulis sebuah rencana. Pelaksanaanyalah yang membuat Anda kewalahan.”

Setelah rencana yang tepat disiapkan, laksanakanlah rencana tersebut dengan:

  • Terampil
  • Teliti
  • Cepat
  • Tanpa usaha yang tak perlu
  • Tanpa penundaan yang tak perlu

Laksanakanlah rencana dengan tanpa memisahkannya dari pelaksanaan. Dengan kata lain, para perencana itu harus mengomandani pelaksanaan dan para komandan itu harus turut serta merencanakan.

4. Pengukuran

Perkerjaan yang telah dilaksanakan haruslah diukur:

  • Berdasarkan potensi yang dimiliki oleh diri;
  • Berdasarkan progress report (pekerjaan sebelumnya) yang telah lalu;
  • Berdasarkan progress report orang lain yang telah lalu;
  • Berdasarkan kuantitas; dan
  • Berdasarkan kualitas.

Buatlah rekam jejak perjalanan pelaksanaan perkerjaan. Nantinya akan berguna untuk melaksanakan pekerjaan-perkerjaan lainnya sebagai referensi.

5. Kontraprestasi

Apabila pekerjaan telah selesai dengan efektif, selayaknya mendapat balas jasa berupa:

  • Syarat kerja yang baik;
  • Kesehatan yang baik;
  • Kebahagiaan;
  • Pengembangan diri;
  • Uang; atau
  • Bentuk value lainnya.

====================================================

Sudahkah Anda BEKERJA dengan EFEKTIF ? dan bagaimana rasanya BEKERJA dengan EFEKTIF itu?


25 Responses  
  • kawanlama95 writes:
    October 13th, 20092:22 pmat

    terima kasih atas masukannya. bagus untuk dipraktekin

  • KangBoed writes:
    October 13th, 20092:56 pmat

    pertamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxxxxxxzz

  • KangBoed writes:
    October 13th, 20092:56 pmat

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  • KangBoed writes:
    October 13th, 20092:57 pmat

    Manstaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaabbbbbsssssssssssssss

  • nurrahman writes:
    October 13th, 20093:16 pmat

    kok gambarnya cuma biru saja..?? hehehe

  • bukan facebook writes:
    October 13th, 20093:22 pmat

    masalahnya saya sering ndak tertib sama jadwal neh…

  • alamendah writes:
    October 13th, 20096:48 pmat

    keduaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxzzz

  • alamendah writes:
    October 13th, 20096:49 pmat

    yoi

  • alamendah writes:
    October 13th, 20096:50 pmat

    masukan yang bagus buat kita semua. terima kasih!

  • alamendah writes:
    October 13th, 20096:51 pmat

    puuul tooo

  • cah ndueso writes:
    October 13th, 20099:50 pmat

    sing penting bayaran,yo ye?hehehe….

  • masnur writes:
    October 13th, 200910:51 pmat

    Suatu metode yang sudah teruji. Tapi bagiku manusia merencana Tuhan menentukan.
    Kok linknya aneh-aneh ya……..;-)

  • srex writes:
    October 13th, 200911:40 pmat

    yah…itu memang prinsip2 manajemen yaa…..
    “monitoring” masuk yang di point keberapa nih….?

  • hafiid writes:
    October 14th, 200910:03 amat

    hmmm, memang mudah untuk menuliskan prinsip kerja yang efektif, untuk pelaksanaan, butuh kebiasaan.

  • dobleh yang malang writes:
    October 14th, 20094:55 pmat

    wah mantab postingannya sahabat
    makasih ya….
    salam hangat selalu

  • tyan writes:
    October 14th, 20094:58 pmat

    biasanya pekerjaan yang berat…, bila kita
    senangi akan terasa ringan….,

  • abifasya writes:
    October 14th, 200910:54 pmat

    terlambaaakkkkkk
    jadinya kelewaaaaaaaaaaaaaaaaakkkk

  • abifasya writes:
    October 14th, 200910:57 pmat

    1. Ren­cana

    Ren­cana itu ada hanya ketika ditulis. Kalau tidak ditulis ber­arti itu bukan ren­cana, melainkan (mung­kin) hanyalah impian atau visi atau bahkan mimpi buruk. Siapapun tidak mem­punyai ren­cana kecuali ditulis.
    =======
    Saya ngomen yang ini aja : Benar mas segala sesuatu perlu direncanakan secara tertulius jangan hanya sekedar dalam lisan.
    Termasuk bagian dari rencan adalah seperti yang disabdakan Rasul : “Jika engkau hendak mengerjakan sesuatu pekerjaan maka pikirkanlah akibatnya, jika perbuatan tersebut baik lakukanlah, dan jika tidak tinggalkanlah (H.R. Ibnul Mubarak)

  • abifasya writes:
    October 14th, 200910:58 pmat

    Mau tahu jawabnnya kenapa biru aja ?

  • abifasya writes:
    October 14th, 200910:59 pmat

    Maka mulai sekarang tertiblah dari hal yg terkecil sekalipun

    *autorespon


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

 
»  Substance:WordPress   »  Style:Ahren Ahimsa