Model-Model Bisnis Sell Your Own Product (1)

Tulisan ini adalah lanjutan dari posting sebelumnya yang berjudul 5 Jenis Bisnis di Internet. Postingan ini merupakan penjabaran dari tulisan yang berjudul 5 Jenis Bisnis di Internet. Pada bagian ini akan disajikan beberapa model bisnis (yang) populer yang termasuk dalam kategori/jenisĀ  Sell Your Own Product.

Sebagaimana disebutkan dalam posting sebelumnya, Sell Your Own Product adalah menjual produk sendiri, baik hasil produksi sendiri maupun hasil produksi orang lain. Lalu model bisnis apa sajakah yang masuk dalam kategori ini?

Model-model bisnis yang termasuk dalam kategori Sell Your Own Product diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menjual produk fisik atau produk berwujud melalui website sendiri. Contohnya: buku, pakaian, perhiasan, barang elektronik, CD musik, DVD film, obat, mainan anak-anak, video games, dan lain-lain. Dalam model bisnis ini, terjadi proses order, cheking pembayaran, dan pengiriman barang ke pembeli. Model bisnis ini biasa disebut online store atau toko online. Website menjadi toko untuk memajang produk yang dijual. Contoh sukses model bisnis ini adalah Amazon.com yang merupakan toko online terbesar di dunia.
  • Menjual produk fisik melalui website yang telah populer. Model ini mirip dengan model bisnis sebelumnya, tetapi produk dipajang di website lain yang jauh lebih populer dan lebih banyak pengunjungnya. Meskipun ada fee yang harus dibayarkan, model bisnis ini sering kali lebih bagus, karena mendatangkan banyak pengunjung ke website sendiri bukanlah hal yang mudah. Hal ini, seperti memajang produk di mall yang ramai pengunjung sehingga produk yang dipasarkan memungkinkan untuk dilihat oleh banyak orang. Contoh website yang telah populer dalam konteks ini adalah eBay.com, AliBaba.com, atau GlobalSources.com.
  • Menjual e-book. Model bisnis ini merupakan model yang sangat populer. Ada beragam (topik) ebook yang beredar di pasaran, seperti kesehatan, bisnis, teknik, internet, hobi, dll. Menjual ebook adalah bisnis yang sangat menguntungkan karena pelaku bisnis ini relatif tidak mengeluarkan biaya produksi.
  • Menjual Multimedia Course. Model bisnis ini adalah bentuk lebih maju dari ebook dan kini telah menjadi tren. Multimedia course (yang terdiri dari audio dan video) dianggap memiliki kelebihan dibanding ebook (yang hanya berisi tulisan). Harga multimedia course pun bisanya lebih tinggi dibanding ebook. Produk ini ada yang dikemas berupa DVD atau CD, tetapi banyak pula yang cukup didownload (format MP3, Flash, MP4, dan lain-lain).
  • Menjual Software. Software merupakan salah satu produk yang paling banyak dibeli melalui internet. Untuk menekuni model bisnis ini, tidak dituntuk mesti pintar membuat software. Mayoritas pelaku bisnis ini bukanlah develover/programmer, tetapi marketer. Mereka biasanya punya ide mengenai suatu software, lau mencari orang yang bisa membuatnya, dan kemudian menjualnya.
  • Menjual akses keanggotaan/membership. Model bisnis ini pun kini sedang populer alias ngetren di internet. Ada beragam membership site: seperti bidang peningkatan karier, pendidikan, kesehatan, hobi, marketing, dan sebagainya.

Nah, segitu saja dulu (pada bagian pertama ini. Selanjutnya pada bagian kedua, saya akan mencoba menuliskan produk yang ada kaitannya dengan rights/haknya. Saya akan membaca referensinya dulu (maksudnya: ebook yang saya miliki), setelah saripatinya saya dapatkan, langsung saya posting di blog ini. Ya, hitung-hitung mengaktualisasikan prosesi pembelajaran (secara autodidak) yang sedang saya jalani. :D

Salam Hangat Selalu dari AbulaMedia.

Tags: ,

41 Responses to “Model-Model Bisnis Sell Your Own Product (1)”

  1. boneka horta says:

    artikelnya menarik bos. update terus ya…salam kenal. Mau mainan anak yang menarik, inovatif dan interaktif? cek di http://hortaku.blogspot.com.

Leave a Reply