Bakat Kebaikan dalam Diri Manusia

Ketika kita melihat seorang bayi yang tengah merangkak ke bibir kolam, naluri kita untuk menyelamatkan bayi tersebut pasti menyeruak muncul. Kata orang bijak, hal itu merupakan sifat dan bakat kebaikan dalam diri kita. Kebaikan alami ini dapat berkembang dengan baik atau bisa juga terhalang perkembangannya. Namun, pada dasarnya kita semua memiliki sifat kebaikan ini. Seperti kata pepatah, “Naluri kemurahan hati ada dalam diri setiap orang; naluri malu ada dalam diri semua manusia; naluri kesopanan dan rasa hormat ada dalam diri setiap umat; naluri benar dan salah ada dalam diri setiap insan.”

Saya meyakini bahwa manusia telah dibekali bakat yang lebih dibandingkan dengan makhluk lainnya di dunia ini. Manusia memiliki rasa yang khas dan juga naluri benar dan salah. Dengan modal rasa yang khas dan naluri-naluri tersebut manusia dapat membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Jadi pada dasarnya semua manusia itu sama, sederajat. Manusia memiliki bakat kebaikan dalam dirinya. Manusia adalah makhluk paling sempurna di dunia. Yang membedakan antara manusia satu dengan yang lainnya adalah prosesi perkembangan bakat kebaikannya tersebut.

Jika boleh diibaratkan, bakat kebaikan ini ibarat pisau. Jika pisau itu jarang diasah dan dipergunakan maka pisau itu akan tumpul dan berkarat. Begitupun, saya kira, dengan bakat kebaikan di dalam diri. Apabila tidak dilatih (diasah) dan diaplikasikan (digunakan) maka bakat itu akan tumpul dan berkarat, bahkan bisa menghilang dari dalam diri. Apa jadinya dunia ini jika kebaikan sudah menghilang dari diri setiap insan(?)

Tags: , , , , , , , , ,

25 Responses to “Bakat Kebaikan dalam Diri Manusia”

  1. alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Jadi setiap kita telah diberikan bakat untuk menjadi orang baik, ya?. Cuman pengalaman dan lingkungan yang kemudian membentuk bakat itu makin tajam atau menghilang.

  2. Dangstars says:

    Manusia sederajat hanya di mata Allah,,

  3. ferry says:

    thanks bro dah mampir ke blog ku nice blog

  4. kucingkeren says:

    setuju.. setiap manusia punya bakat kebaikan.. masalahnya adalah di mana mereka itu tumbuh, maka kebaikannya itu pasti akan bermetamorfosa.. ah benar gak ya..

  5. casrudi says:

    Betul sekali Mas… saya setuju kalau manusia dibekali oleh segala sifat kebaikan… seiring waktu karena di pengaruhi oleh berbagai faktor maka sifat-sifat itu mulai terasah atau sebaliknya terkikis… Hanya kita nya yang bisa mengatur… :P

  6. KangBoed says:

    alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan KETIGAAAAAAXXXZZ dulu. Boleh kan?!

    (maaf) ijin COPAS KOMENG yaaaaaaaaaak

  7. KangBoed says:

    alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan KAOPAAAAAAXXXZZ dulu. Boleh kan?!

    (maaf) ijin COPAS KOMENG yaaaaaaaaaak

  8. KangBoed says:

    alamendah says:

    (maaf) izin mengamankan KELIMAAAAAAXXXZZ dulu. Boleh kan?!

    (maaf) ijin COPAS KOMENG yaaaaaaaaaak

  9. KangBoed says:

    Kelimaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxxxxxzzzzzz

  10. KangBoed says:

    amieeeeeennnnnnn..

  11. KangBoed says:

    ada satu daging yang bernama HATI.. jika ini baik maka baik semua TAMPILANNYA jika BURUK maka BURUK semuanya

  12. KangBoed says:

    HATI adalah CERMIN.. sudahkah kita gosok dan kilapkan CERMIN kita masing masing

  13. KangBoed says:

    weeeekeekekekekekkkk naiiiiissss..

  14. KangBoed says:

    kelimaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaxxzz

  15. KangBoed says:

    sumuhun kaaaaang

  16. KangBoed says:

    “Demi Masa sesungguhnya manusia itu merugi”

    Sebab tiadalah semua ini kecuali kembali kepada Fitrah Diri
    Mari bersama kita saling mensucikan diri menuju Illahi Robby
    Membersihkan diri melangkah menemukan diri sebenar diri
    Mulai menghampiri DIA tulus ikhlas karena CINTA
    Meraih keselarasan diri dalam Ketenangan Jiwa
    Menjadi Manusia seutuhnya meliputi lahir bathin
    Dahulu datang putih suci bersih
    Mudah mudahan kembali suci putih bersih

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang
    ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllllllllllllll

  17. pakacil says:

    potensi pas lahir sama, begitu besar bisa beda-beda.
    memang pada saat proses perkembanganlah yg bisa menimbulkan masalah.

Leave a Reply